Mungkin saya memang lebay. Entahlah. Yang pasti akhirnya siang tadi tangis saya pun pecah. Tawa dan senyum yang saya tebarkan beberapa hari ini ternyata hanya untuk menutupi kesedihan dan kekecewaan saya. Jangankan kamu. Jangankan mereka. Saya saja baru tahu…
Seorang ibu, seorang sahabat, sepiring kecil macaroni schotel, segelas air putih dingin, beberapa pelukan, berpuluh kata yang menguatkan. Tuhan, terima kasih untuk semua itu :’)