Setiap kali mendengar lagu “Indonesia Raya” ada perasaan haru yang membuat bulu kuduk bergidik. Magis. Entah mengapa. Bahkan ketika lagu sakti itu di-remix seperti ini, perasaan itu tidak lalu menjadi lebih “murah”.
Hari ini 17 Agustus 2012. Masih di bulan Ramadan. Konon kabarnya, 17 Agustus 1945 juga jatuh di hari Jumat di bulan Ramadan. Jadi Hari Kemerdekaan tahun ini jatuh di hari yang istimewa.
Tapi sebenarnya, apakah kita sudah benar-benar merdeka? Tak usah membicarakan yang lainnya dulu, mari kita bicara tentang diri kita sendiri: Sudahkah kita memerdekakan diri kita sendiri?
Sudahkah kita memerdekakan diri kita dari kekuatiran?
Sudahkah kita memerdekakan diri kita dari perasaan bersalah?
Sudahkah kita memerdekakan diri kita dari mencintai orang yang salah?
Masihkah kita merantai kepala kita dengan imajinasi yang terbatas?
Masihkah kita merantai tangan kita dengan ketidakmauan dan ketidakmampuan untuk memberi, dan terus menerus menadah mengharap belas kasihan orang lain?
Masihkah kita merantai kaki kita dengan tidak mau berjalan, berlari, dan melompat mencari bahagia?
Masihkah kita merantai hati kita dengan tidak mencintai dengan tulus?
Saya belum sepenuhnya merdeka.
Tapi bagaimana pun, DIRGAHAYU KE-67, INDONESIA! Semoga selalu menjadi rumah bagi semua, bahkan bagi kami yang disebut sebagai kaum minoritas.
Merdekakan kami dari perasaan berbeda, hanya karena kami berbeda.